Pendekatan oleh British Council,
dilanjutkan dengan kunjungan
Pompey Study Centre ke Jakarta
mengarahkan kepada sembilan
Pompey Double Clubs pada sembilan
sekolah Muhammadiyah di Jakarta dan
Jawa Tengah. Narasumber di download
setiap minggunya di Jakarta dan digunakan
untuk mengajar Bahasa Inggris dan setiap
sekolah memiliki ruang kelas khusus dipersembahkan
dengan beragam foto-foto dan poster - poster Pompey;
dan selama di kelas
mereka hanya diperbolehkan berbahasa Inggris.
Sesi pelatihan yang menyertai setiap pelajaran disampaikan oleh Asian
Soccer Academy dan para murid mengerjakan rangka penilaian umum yang
sama
dengan para murid di Portsmouth. Para murid "pemenang" dari Indonesia
mengunjungi Pompey pada minggu berlangsungnya FA Cup final dan mereka
menikmati minggu yang fantastik yang berisikan jumpa para pemain Pompey,
kunjungan budaya di sekitar kota dan dua orang murid, bersama dengan
pelatih mereka, bahkan berkesempatan menyaksikan kemenangan Pompey di
Wembley. Kami berharap delegasi murid Pompey akan datang berkunjung ke
Jogjakarta pada musim panas mendatang.